Ekonomi adalah salah satu ilmu yang paling sering kita temui, baik di sekolah formal, jenjang kuliah, maupun pada aktivitas kita sehari-hari. Dan ini sudah menjadi pengetahuan umum. Semua orang mengetahui ilmu dasar ekonomi, misalnya saja dalam perdagangan, sehari-hari kita akan menjumpai itu. Jika kita mengkaji lebih dalam mengenai terori ekonomi, ternyata ada banyak sekali yang belum kita ketahui. Disini kita akan bahas teori dasar mengenai ilmu ekonomi
PENGERTIAN EKONOMI
Ekonomi berasal dari kata Oikos (rumah tangga) dan Nomos (peraturan/memanajemen), jadi arti dari ekonomi adalah pihak yang mengelola rumah tangga
ILMU EKONOMI
Pengertian menurut Paul A.Samuelson
Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang individu menentukkan pilihan, menggunakan sumber daya terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa dan mendistribusikannya untuk kegiatan konsumsi sekarang dan masa mendatang pada berbagai individu dan golongan masyarakat
Pengertian menurut Sadono Sukirno
Ilmu ekonomi menganalisa biaya dan keuntungan dan memperbaiki corak penggunaan sumber daya
Pengertian menurut N. Gregory Mankiw
Studi tentang bagaimana masyarakat mengelola sumber daya yang selalu terbatas dan langka
PERMASALAHAN EKONOMI ?
Permasalahan utama dalam ekonomi adalah adanya kelangkaan (scarcity) karena tidak seimbang antara kebutuhan masyarakat dengan faktor-faktor produksi
Masalah pokok perekonomian jika dirangkum bisa menjadi 3 poin :
1. Kekurangan atau kelangkaan
2. Kebutuhan Masyarakat
3. Faktor Produksi
Lalu bagaimana menganalisis permasalahan pada ekonomi ?
Untuk memecahkan masalah ekonomi kita diharuskan menganalisis permasalahan ekonomi menggunakan 3 pertanyaan :
- What? (Apa) - misal : Apa barang/output yang akan dihasilkan?
-How? (Bagaimana) - misal : Bagaimana cara membuat barang tsb dengan sumber daya yang dimiliki?
-Who / For whom? (Untuk siapa) - misal : Untuk siapakah output/barang tersebut?
PRINSIP DASAR EKONOMI
Simple dan singkatnya, prinsip dasar pada ekonomi adalah minimize input, maximaze output. Jadi artinya sedikit mungkin iput (sumber daya) yang digunakan tetapi dapat menghasilkan output (kuantitas/barang) dengan maksimal.
Kita harus mengetahui dulu sumber daya pada ekonomi terdiri dari apa saja, bisa dikatakan sebagai sumber daya / faktor produksi.
Sumber Daya / Faktor Produksi :
|
Input / Masukan |
Menciptakan |
|
|
Upah (Wages) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Masih bingung dengan maksud dari faktor produksi diatas? saya akan beri contoh.
Misalnya kita ingin menjadi seorang wirausaha/pengusaha. Tentu kita akan membutuhkan tenaga kerja yang membantu kita dalam mengelola usaha (disebut dengan SDM) sebagai gantinya tenaga kerja tersebut akan kita berikan upah/gaji. Jadi SDM pasti akan memunculkan upah. Begitupun dengan yang lainnya, SDA misalnya, ketika kita membuka usaha kita membutuhkan lahan usaha untuk berdagang, maka pasti akan memumculkan biaya sewa.
JENIS-JENIS ANALISIS EKONOMI / SIFAT-SIFAT TEORI EKONOMI
-Deskriptif : Menggambarkan keadaan yang sebenarnya (fakta)
contoh : krisis moneter 1998
-Ekonomi Terapan : Kebijakan untuk masalah ekonomi
-Teori Ekonomi : Hipotesa yang telah dibuktikan untuk mendeskripsikan sesuatu untuk masa yang akan datang. Pada teori ekonomi dibagi menjadi 2 : Teori Ekonnomi Mikro dan Teori Ekonomi Makro
Pernyataan Positif : Pernyataan mengandung arti dunia sebagaimana adanya → Analisis Deskriptif
Pernyataan Normatif : Pernyataan yang mencoba menunjukkan dunia bagaimana seharusnya → Analisis Perspektif
FAKTOR PENGGERAK KEGIATAN EKONOMI
✔ Kebutuhan Ekonomi, sifatnya tak terbatas
✔ Kelangkaan (scarcity), ketersediaannya terbatas
✔ Pilihan (alternatif) / Oppurtunity cost, penggunaan sumber daya untuk tujuan tertentu
✔ Konsep Ekonomi, dibedakan antara kebutuhan dan keinginan
MEMBUAT PILIHAN (CHOICES)
Harus dibuat pilihan untuk memproduksi dan mengkonsumsi, agar sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara efisien sehingga mewujudkan kesejahteraan maksimum
Pilihan dalam mengkonsumsi → Menggunakan pendapatan untuk sumber daya yang dapat memberikan kepuasan maksimum
Pilihan dalam memproduksi → Menentukkan barang dan jasa yang dijual agar dapat keuntungan maksimum dengan biaya produksi minimum
Membuat pilihan dalam kegiatan pemerintah → Sumber daya diatur penggunaannya agar dapat memaksimalkan tujuan pemerintah untuk mengatur kegiatan perekonomian
JENIS-JENIS BARANG DALAM EKONOMI
-barang akibat pengaruh dari pendapatan
1. Barang Inferior
Barang yang diminta oleh masyarakat dengan pendapatan rendah. Tetapi apabila pendapatan seseorang meningkat (semakin baik) maka permintaan akan barang inferior menjadi berkurang.
contoh : singkong/umbi akan diganti oleh beras jika pendapatan meningkat atau misalnya minyak tanah akan diganti ke elpiji saat pendapatan meningkat
2. Barang Esensial
Barang esensial bisa dibilang juga barang pokok, jadi tinggi rendahnya pendapatan tidak akan mempengaruhi permintaan akan barang esensial
contoh : sembako (minyak goreng, beras, mie, dll) yang akan selalu dibutuhkan dan diminta oleh konsumen
3. Barang Normal
Adalah barang yang akan mengalami peningkatan jika pendapatan meningkat.
contoh : pakaian, peralatan rumah tangga, dll.
4. Barang Mewah
Adalah barang yang akan dibeli oleh masyarakat dengan pendapatan menengah keatas
contoh : mobil, motor, dll.
-kaitan dengan jenis barang lainnya
1. Pengganti/Substitusi
Barang substitusi adalah barang yang bisa menggantikan fungsi barang lainnya
contoh : nasi dan kentang, solar dan bensin, komputer dengan laptop
2. Pelengkap/Komplementer
Barang yang kegunaannya saling melengkapi satu sama lain
contoh : mobil dengan bensin, gula dengan kopi, pulpen dengan tinta, dll.
3. Netral
Barang yang tidak ada kaitan/hubungannya sama sekali dengan barang lainnya
contoh : baju dan beras
-barang menurut cara penggunaannya
1. Barang Pribadi
Adalah barang milik sendiri/ hak pribadi, bukan untuk digunakan secara umum
2. Barang Umum
Adalah barang yang tersedia untuk dikonsumsi oleh setiap orang, artinya semua orang berhak menikmati manfaat dari barang tersebut
contoh : jalan raya, lampu lalu lintas, mercu suar, dll.
Daftar Pustaka :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar